Bintang Itu Adalah “Saya”
Hari ini saya baru separo membaca sebuah buku yang berjudul …And The Star is Me karya Afifah Afra. Buku itu saya pinjam dari seorang teman (lama sekali sampai lupa kapan tepatnya). Bukan masalah buku ini pinjam atau beli, ada sesuatu yang ingin saya katakana pada orang yang kebetulan membuka blog ini ataupun ketika tak ada yang membacanya maka saya bercerita pada diri saya sendiri melalui tulisan ini.
Buku ini belum setenar buku motivasi Indonesia karya “Mario Teguh” atau motivator lainnya. Buku ini disampaikan dalam bahasa sederhana dengan menggunakan pendekatan mikro, mencontohkan sebuah kejadian yang mungkin dialami pembacanya. Entah untuk mengaktifkan otak kanan atau kiri atau bahkan menyeimbangkan keduanya dengan melibatkan qolbu atau hati. Buku ini mengispirasi saya untuk menulis kembali, mengaktifkan blog yang sudah berbulan-bulan ditinggalkan tuannya mengurus skripsi yang tak kunjung selesai
Afra yang mempunyai minat tinggi dalam bidang tulis-menulis ini memiliki kemampuan word smart yaitu kecerdasan dalam mengolah kata, dia sendiri bukan seorang dengan latar belakang pendidikan sastra. Seorang yang lulus dari jurusan Biologi, sukses dalam keluarganya dengan 2 buntut (anak) dan bersuamikan seorang dokter.
Walaupun saya belum pernah bertemu dan bertatap muka secara langsung, saya pun mengacungkan jempol untuknya yang mau berbagi ilmunya dengan saya yang awam ini melalui bukunya. Saya adalah orang yang tidak bisa dikatakan pintar tapi juga tidak rela kalau di cap sebagai seorang yang bodoh. Kelemahan saya dalam bidang saint dan matematika (logic smart) saya sadari ketika menginjak masa sekolah Menengah pertama (SMP) yang membuat saya putusasa dengan salah satu guru matematika yang membuat rapot saya begitu jeleknya. Hal itu memaksa saya memilih jurusan sosial ketika Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pada saat kuliah saya memilih jurusan Ekonomi Akuntansi bukan Bahasa Inggris seperti yang saya inginkan atau jurusan Biologi yang pernah saya impikan. Sebagai seseorang yang mempunyai kemampuan people smart yang berlebih, saya cukup dapat berinteraksi dengan orang-orang yang baru saya temui. Walaupun tidak mempunyai self smart yang membuat saya terkadang bingung apa yang saya butuhkan, apa yang saya inginkan dan siapa sebenarnya saya!!
Dulu saya sangat mengimitasi seseorang yang saya anggap sempurna, saya menginginkan diri saya menjadi dirinya. Menjadi seseorang yang pintar dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pintar dalam bermusik dengan kemampuan music smart dan ternyata itu tidak mampu membuat saya menjadi bintang yang sesungguhnya. Cahaya yang saya miliki masih kurang terang. Membutuhkan waktu yang lama samapai saya berpikir, “heeeem…. itu bukan saya” percuma melakukannya dan akhirnya saya memutuskan untuk berhenti dan mencari imitasi yang lain tanpa menyadari kemampuan yang ada dalam diri saya. Kemampuan saya dalam picture smart memang kurang jadi untuk mempersepsikan sesuatu yang pernah saya lihat menjadi kurang begitu bagus. Tetapi saya merasa mempunyai nature smart yang lumayan, terbukti ada beberapa tanaman yang pernah saya tanam dan tubuh subur walaupun hanya satu musim, haaa…haaa kalau body smart saya sepertinya juga tidak begitu pandai dalam masalah ini karena seingat saya waktu bergabung dalam kegiatan karate saya sulit untuk menaikkan level. Word smart atau kemampuan untuk merangkai kata bisa dilihat dari tulisan ini.
Dari buku ini saya mengetahui bahwa seseorang akan menjadi bintang apabila ditempatkan ditempat yang tepat, the right man in the right place, bahwa kecerdasan pada dasarnya dimiliki semua orang tetapi dapat hilang atau bahkan melejit jika ditempat dengan benar terutama oleh orang tuanya. Saya tidak menyalahkan orang tua saya karena saya merasa kurang bisa mengembangkan bakat yang saya miliki. Karena pada dasarnya dijelaskan bahwa manusia itu sudah sangat sempurna dengan segala yang ada didalam tubuhnya.
Yah buku ini memantapkan saya untuk kembali menulis, berinteraksi dengan orang lain dan mengembangkan bakat yang mungkin masih terpendam dalam dirinya, dan semoga berguna untuk orang lain, tak perlu menjadi orang lain, cukup menjadi bintang bagi diri Anda dan kemudian berikan sinarnya pada orang lain, itulah bintang!! ^.^
Nb : kata-kata diatas terinspirasi dari buku and the star is me karya Afifah Afra, 264 hlm